Minimalisme bukan sekadar tren, tetapi cara untuk membuat ruang hidup lebih nyaman. Dengan mengurangi barang yang tidak terlalu diperlukan, setiap area terasa lebih lapang dan mudah dinikmati.

Langkah pertama adalah meninjau barang-barang di satu area, misalnya lemari atau rak buku. Pilih benda yang benar-benar bermakna atau sering digunakan, dan simpan sisanya di tempat khusus atau sumbangkan. Tidak perlu terburu-buru—lakukan secara bertahap sehingga prosesnya menyenangkan.

Selain itu, menyederhanakan dekorasi dan furnitur dapat menambah kesan rapi. Gunakan warna netral atau elemen yang membuat mata tenang. Tekstur lembut seperti karpet, bantal, atau tirai juga menambah rasa hangat di ruang yang sederhana.

Kebiasaan menata ulang ruang secara berkala membantu menjaga minimalisme tetap terasa alami. Misalnya, memindahkan buku ke rak yang rapi atau menyusun kembali benda di meja dapat memberi rasa kepuasan kecil setiap hari.

Minimalisme praktis di rumah bukan tentang mengosongkan seluruh ruang, tetapi memberi fokus pada hal-hal yang penting dan menyenangkan. Dengan cara ini, rumah menjadi tempat yang lebih teratur dan nyaman untuk semua aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *